Tak Cuma Pahala, Inilah Manfaat Wakaf Produktif yang Harus Anda Ketahui

Berbagi Listrik - Manfaat Wakaf Produktif

Wakaf produktif sudah bukan hal yang asing bagi umat Islam, bahkan sekarang tak sedikit orang yang berlomba-lomba mewakafkan harta mereka untuk mengejar rida-Nya. Tapi selain untuk mendapatkan pahala, tahukah Anda tentang manfaat wakaf produktif lainnya?

Wakaf merupakan salah satu bentuk sedekah yang manfaatnya bisa dirasakan oleh siapa saja, baik bagi si pemberi wakaf maupun pihak penerimanya. Secara umum, manfaat dari wakaf produktif adalah sebagai berikut:

  1. Mendapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Tujuan utama dari bersedekah adalah untuk beribadah, artinya mencari rida Allah SWT sekaligus demi mendapatkan pahala dari-Nya. Sedangkan dalam hal wakaf, pahala yang dicari adalah pahala yang tidak pernah putus. Bahkan ketika pemberi wakaf meninggal, pahala akan terus mengalir selama harta yang ia wakafkan bisa terus bermanfaat.

Contoh sederhananya, Anda mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid, lalu masjid tersebut digunakan untuk beribadah dan sebagai pusat pendidikan agama. Walau Anda tidak berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan ibadah di masjid tersebut, Anda akan mendapatkan pahala karena masjid itu sangat bermanfaat bagi banyak orang.

  1. Membantu Meringankan Beban Orang Lain

Manfaat wakaf tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Dengan berwakaf, maka Anda ikut membantu meringankan beban mereka yang sedang kesulitan. Misalnya berkontribusi langsung dalam wakaf pendidikan, tepatnya dalam hal pembangunan sekolah atau tempat belajar di daerah-daerah terpencil.

Seperti yang Anda ketahui, kebanyakan daerah terpencil masih belum memiliki sarana pendidikan yang baik. Dengan wakaf yang Anda berikan, maka Anda sudah ikut membantu menghilangkan kesulitan mereka dengan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang layak.

  1. Bisa Menumbuhkan Jiwa Sosial

Islam mengajarkan umatnya untuk selalu berbagi dan peduli terhadap sesama. Semakin sering memberi sedekah, maka akan semakin tinggi rasa kepedulian Anda terhadap orang-orang di sekitar Anda.

Disadari atau tidak, seseorang yang membagikan hartanya pada orang lain pasti akan merasa senang dan bahagia ketika pemberiannya bisa bermanfaat. Perasaan inilah yang kadang membuat seseorang merasa ketagihan untuk terus berbuat baik sekaligus lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Selain itu, berwakaf juga bisa melatih Anda untuk tidak terlalu mengagung-agungkan harta dan materi yang hanya bersifat sementara. Dengan adanya kesadaran bahwa harta adalah titipan dari Allah SWT, maka Anda juga akan merasa lebih ringan dalam menggunakan harta di jalan agama.

  1. Menghapus Kesenjangan Sosial di Masyarakat

Sampai saat ini kesenjangan sosial masih terjadi di Indonesia. Parahnya, hal ini bisa menimbulkan masalah yang lebih rumit lagi seperti rasa iri, perselisihan di masyarakat, bahkan tindakan kriminal.

Dengan adanya wakaf produktif dari orang-orang yang mampu, maka tidak ada lagi kesenjangan sosial di masyarakat. Semua orang, khususnya masyarakat miskin, akan mendapatkan hak yang sama, baik dalam hal pangan, pendidikan, maupun kesehatan.

  1. Berkontribusi Dalam Pembangunan Bangsa

Wakaf produktif bisa berupa apa saja, misalnya sekolah atau suatu bentuk usaha yang keuntungannya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Sekolah dapat memberikan ilmu pada anak-anak muda, dan Indonesia sangat butuh generasi penerus yang cerdas dan berpendidikan tinggi.

Begitu pula dengan wakaf retail dalam bentuk usaha seperti minimarket. Keberadaan minimarket seperti ini sebenarnya ikut membantu memajukan perekonomian masyarakat. Dengan kata lain, ketika Anda melakukan wakaf produktif dalam bentuk apapun, maka Anda secara tidak langsung sudah berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.

Ternyata ada cukup banyak manfaat wakaf produktif yang bisa diperoleh. Satu hal yang harus selalu diingat, harta dunia tidak akan berguna sedikitpun bagi kehidupan di akhirat, kecuali harta tersebut digunakan di jalan agama atau diwakafkan, maka Anda bisa mendapatkan pahala yang tak pernah putus sampai kapanpun.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*